Desember 05 2017 0Comment
berita

Terangi Jalan Pakai Kebun Angin dan Panel Surya Mini

Jakarta – Teknologi angin kini juga dimanfaatkan sebagai sumber energi lampu jalan. PT Tarana Berjaya Mandiri menjual lampu bertenaga surya alias matahari dan angin dalam satu paket.

Secara kasat mata, lampu jalan ini tidak berbeda dengan lampu jalan pada umumnya. Hanya saja bentuknya sedikit lebih tipis dengan memanfaatkan lampu LED dan baterai yang sudah terpasang di bagian dalam lampu.

“Ini lampu solar (matahari) opsional bisa pakai angin,” kata Marketing Director Tarana Berjaya Mandiri Sandy Tirtokusumo dalam acara Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2017 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Kebun Angin mini untuk lampu jalanKebun Angin mini untuk lampu jalan Foto: Ardan Adhi Chandra-detikFinance

Terdapat 3 jenis lampu yang ditawarkan, antara lain 30 watt, 45 watt, dan 60 watt. Masing-masing lampu memiliki bentuk yang serupa dengan jumlah LED yang berbeda.

Harga yang ditawarkan pun dimulai dari Rp 15 juta sampai Rp 23 juta per unitnya. Harga ini belum termasuk tiang penyangga lampu untuk dipasang di tepi jalan.

Dengan harga tersebut, pembeli mendapatkan garansi selama 2 tahun dan umur lampu diperkirakan mencapai 50.000 jam.

“Kalau LED bisa lama, bisa 50.000 jam,” ujar Sandy.

Panel Surya mini untuk lampu jalanPanel Surya mini untuk lampu jalan Foto: Ardan Adhi Chandra-detikFinance

Lampu ini menyala secara otomatis berdasarkan intensitas cahaya. Biasanya lampu jalan ini mulai menyala sejak pukul 18.00 hingga keesokan pagi pukul 06.00.

Lampu ini juga dilengkapi sensor, jika tidak ada orang atau kendaraan yang melintas maka intensitas cahayanya berkurang. Sedangkan jika ada yang melintas maka intensitas cahayanya bisa maksimal.

“Ada sensornyan jadi lampu pertama nyala 50% kalau ada orang lewat 100%,” tutur Sandy.

Jika ingin menambahkan turbin sebagai untuk memanfaatkan tenaga angin sebagai sumber energi lampu, maka pembeli haeus merogoh kocek lebih. Pasalnya lampu solar dijual terpisah dengan turbin untuk mengambil energi angin yang dipasang di bagian atas tiang lampu.

“Kalau harga turbinnya belum ada harga pasti. Karena ini masih baru,” ujar Sandy.

Energi yang dihasilkan baik dari sinar matahari ataupun angin kemudian ditransmisikan ke baterai. Jika baterai sudah terisi penuh, maka aliran energi matahari dan bayu otomatis dihentikan ke dalam baterai. (ara/dna)

Sumber : https://finance.detik.com/energi/3718779/terangi-jalan-pakai-kebun-angin-dan-panel-surya-mini

yagy